Catatan Hadi Nur » 2008 » January

Archive for January, 2008

Anekdot mengenai pak Harto yang sedang sakit

Saturday, January 26th, 2008

suharto.jpg

Gambar di atas dipublikasikan dalam koran berbahasa Cina yang terbit di Malaysia (11 Januari 2008). Terlihat pihak kejaksaan sedang menunggu didepan kamar pak Harto, dia berkata kepada malaikat pencabut nyawa “saya datang lebih dulu!”.

Kartunis Malaysia

Saturday, January 26th, 2008

mosquito1.jpg

Ini adalah kartun yang digambar oleh Mohd Desa Omar yang diambil dari bukunya yang berjudul “The Good, The Bad and The Ugly of M. Desa”, terbitan Berita Publishing Sdn Bhd, Kuala Lumpur pada tahun 2001.

Pintar, Jujur dan Disukai Orang

Thursday, January 24th, 2008

Saya pernah membaca tulisan, kalau tidak salah, ditulis oleh peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengenai karakter orang yang duduk dipemerintahan di Indonesia. Peneliti ini mengatakan bahwa jarang orang yang duduk dipemerintahan yang memiliki ketiga-tiga karakter ini sekaligus; pintar, jujur (tidak korupsi) dan disenangi oleh para penguasa (dekat dengan pemerintah). Kebanyakan hanya memiliki satu atau dua dari ketiga karakter dan sifat yang baik-baik tersebut. Kalau dia pintar dan jujur, pasti tidak disenangi oleh penguasa. Kalau jujur dan disenangi oleh penguasa biasanya bodoh. Kalau dia pintar dan disenangi oleh para penguasa biasanya suka korupsi.

Sungguh susah memiliki ketiga-ketiga sifat yang baik-baik di atas. Hal yang mirip juga terjadi di lingkungan Universitas. Kriterianya agak sedikit berbeda; betul-betul mempunyai kemampuan akademik yang tinggi, jujur dan disukai oleh rekan sejawat. Kriteria yang pertama “betul-betul mempunyai kemampuan akademik yang tinggi” tersebut tidak didapatkan dari memperbudak dan mengeksploitasi mahasiswa (yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi). Kadangkala mahasiswa tersebut “lebih pandai” dari lecturer-nya — sampai-sampai membuat proposal untuk mendapatkan research grant, publikasi ilmiah dan membuat laporan akhir research-pun dibuat oleh sang mahasiswa. Sang lecturer-pun tidak tahu apa yang dibuat oleh mahasiswanya. Sungguh ironis. Mudah-mudahan banyak lecturer yang muncul dengan ketiga-tiga karakter dan sifat yang baik itu… (dan anggaplah andaian ini hanya prasangka buruk saya saja). Saya hanya ingin universitas ‘kita’ maju dan cemerlang….

Uninterruptible Power Supply-ku meledak

Tuesday, January 22nd, 2008

dsc00438.jpgHari ini Uninterruptible Power Supply (UPS) yang dipasang dikamar kerjaku meledak dan terbakar sehingga mengeluarkan asap yang menjadikan kamar kerjaku berbau busuk. Hal ini disebabkan oleh electric tripping yang sering terjadi di Institut tempat saya bekerja — sejak bangunan Institut ini berdiri dengan megahnya pada tahun 2004 dan tidak dapat diselesaikan sampai tulisan ini dibuat. Sangat disayangkan, X-ray Diffraction Spectrometer, Solid State NMR, Trasmission Electron Microscope, Scanning Electron Microscope, peralatan ‘hebat’ yang dimiliki oleh Institut yang harganya jutaan Ringgit Malaysia mungkin akan menjadi korban selanjutnya dari electric tripping ini. Ada satu pertanyaan: Bolehkah penelitian yang hebat dengan peralatan yang berharga jutaan Ringgit tersebut dihasilkan jika masalah electric tripping saja tidak bisa diatasi? Situasi ini mungkin sama dengan ”refrigerator yang dibeli oleh petani kaya yang tinggal di daerah yang tidak ada listrik dikampungnya, hanya digunakan untuk lemari pakaian”.