Catatan Hadi Nur » Umum

Archive for the ‘Umum’ Category

Ngabuburit dan buka puasa di Johor Bahru

Monday, August 29th, 2011

Professorial inaugural lecture – 19 October 2011

Tuesday, August 23rd, 2011

Time until my Professorial inaugural lecture (19 October 2011): 3 months, 23 days, 9 hours, 49 minutes ago.

The following is (tentative) title of my lecture.

Internationalization Policy 2011, Ministry of Higher Education, Malaysia

Wednesday, August 17th, 2011

As a member of core working committee of Internationalization Policy 2011, Ministry of Higher Education, Malaysia.

Be honest with yourself – Do not oversell!

Tuesday, August 16th, 2011

This article is just to remind myself that sometimes I was not honest with myself. Sometimes the “overselling” happen – selling something that is cheap or worthless. This often happens when we exaggerate the achievements we have accomplished.

Why overselling is not only found at sidewalks drug sellers, but also in people who are highly educated? There are several reasons.

The first reason is because there is a feeling inferior. This feeling causes people to act to exaggerate and “overselling” of their achievements, which sometimes is not remarkable achievement.

Secondly, perhaps because very high confidence, so that one felt he is the most wonderful, clever and knows everything.

Thirdly because the person misunderstood his abilities, so that he misjudged himself and the situation around him.

One advice to myself is: Be honest with yourself and humble – Do not oversell! Overselling attitude will harm ourselves, because eventually people will judge us by our words and actions.

Jujurlah pada diri sendiri – Don’t oversell!

Monday, August 15th, 2011

Tulisan ini dibuat hanya untuk mengingatkan diri saya sendiri yang kadang-kadang tidak jujur pada diri sendiri. Kadang-kadang “overselling” – menjual sesuatu yang sebenarnya harga jualnya rendah atau sama sekali tidak mempunyai nilai jual. Hal ini seringkali berlaku ketika kita melebih-lebihkan prestasi yang kita capai.

Mengapa overselling tidak hanya dijumpai pada tukang jual obat, tetapi juga pada orang yang berpendidikan tinggi? Ada beberapa alasan.

Alasan pertama adalah karena ada perasaan inferior. Perasaan inilah yang menyebabkan orang bersikap untuk melebih-lebihkan dan “overselling” terhadap sesuatu prestasi, yang kadang-kadang prestasi tersebut tidak seberapa tinggi.

Kedua mungkin karena percaya diri yang sangat tinggi, sehingga seseorang itu merasa dirinyalah yang paling hebat, pintar dan tahu semuanya.

Ketiga karena orang tersebut salah paham terhadap kemampuan diri, sehingga dia salah menilai dirinya sendiri dan membaca situasi sepenuhnya.

Satu nasehat kepada diri saya sendiri adalah: Bersikaplah jujur ​​kepada diri sendiri dan rendah hati — Don’t oversell! Sikap overselling ini akan merugikan diri kita sendiri, karena lambat laun orang akan menilai kita dari ucapan dan tindakan kita.

Fahima dan Firda

Sunday, August 14th, 2011

Anak gadisku: Fahima (hampir lima tahun) dan Firda (dua belas tahun).

DSC_7021

Cara sukses mendidik anak: Pengalaman Prof. Amy Chua

Sunday, August 14th, 2011

Walaupun banyak yang tidak setuju, namun Prof. Amy Chua, profesor berbangsa Cina yang sekarang adalah profesor di Yale University menceritakan pengalamannya mendidik anak dengan ‘keras’. Beliau berpendapat dengan cara itulah banyak anak-anak Cina banyak berhasil dalam bidang pendidikan, musik dan olah-raga. Pendidikan dengan cara ini telah dibuktikan oleh keluarga beliau. Ayahnya, Prof. Leon O. Chua, adalah Profesor di University of California, Berkeley, dan adik beliau Prof. Katrin Chua, adalah profesor di Stanford University.

Apakah perlu kita mendidik anak kita seperti ini?

Artikel lengkap yang ditulis oleh Prof. Amy Chua dapat dibaca dari link berikut ini:

Why Chinese Mothers Are Superior [3.7 MB]

Cina sudah menampakkan diri sebagai negara yang unggul

Tuesday, August 9th, 2011

Coba kita perhatikan dua grafik di bawah ini. Kedua data yang ditampilkan di bawah ini jelas memperlihatkan bahwa Cina sudah menampakkan diri sebagai negara yang unggul, terutama dalam bidang sains dan teknologi, dan juga memprediksikan Cina akan menjadi negara paling maju di dunia dalam bidang sains dan teknologi mengalahkan Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan Jepang.

Data di atas diambil dari “Knowledge, Networks and Nations: Global scientific collaboration in the 21st century“. ISBN: 978-0-85403-890-9 © The Royal Society, 2011.

Apa guna harta?

Monday, August 8th, 2011

Tulisan ini terinspirasi dari ’status’ seorang teman di Facebook. Kalau direnungkan, ternyata harta itu digunakan hanya untuk tiga hal saja:

Pertama, untuk barang yang akan menjadi busuk, iaitu makan dan minum.

Kedua, untuk barang yang akan menjadi lapuk, seperti rumah, mobil, pakaian, perhiasan dan lain-lain.

Ketiga adalah untuk hal-hal yang abadi, yang bisa menolong kita di dunia dan akhirat, seperti infaq, sesekah dan amal jariah lainnya.

Google is Changing Your Brain

Monday, August 1st, 2011

Walaupun Google dapat merubah otak dan cara berpikir kita, anekdot mengenai Einstein di bawah ini dapat menjadi pertimbangan mengenai “baik” dan “buruk”-nya teknologi Google. Link anekdot ini saya dapatkan dari komentar dari artikel mengenai “Google is Changing Your Brain

Ini anekdot mengenai Einstein (http://oaks.nvg.org/sa5ra17.html):

One of Einstein’s colleagues asked him for his telephone number one day. Einstein reached for a telephone directory and looked it up. “You don’t remember your own number?” the man asked, startled. “No,” Einstein answered. “Why should I memorize something I can so easily get from a book?”