Earth, Wind and Fire

    Ini bukan judul puisi atau pelajaran geografi. Tetapi ini nama kumpulan group musik orang kulit hitam dari Amerika. Pentolannya seperti kakak beradik, Maurice White, Verdine White, Freddy White dan Phillip Balley. Memang kalau didengar lagu-lagunya yang berirama cepat penuh dengan kolaborasi berbagai alat musik seperti terompet, gitar, bass dan perkusi, membuat kita tak tahan untuk bergoyang.

    Suami saya sangat meminatinya, bahkan dia tidak segan -segan membeli DVD atau CD dengan harga yang lumayan deh untuk ukuran CD atau DVD karena jarang terdapat di pasaran, habis group musik ini sudah pada uzur semua sekarang. Yang menariknya kedua anak perempuan saya ikut-ikutan meminatinya. Terlebih-lebih Fahima.

    Seharusnya group musik ini patut berbangga, karena anak seusia 1,4 tahun menjadi peminat setia. Bayangkan saja, bangun tidur pagi-pagi membangunkan bapaknya minta tolong untuk diputarkan DVD nya, Malam-malam mau tidur pun begitu, siang-siang bapaknya pulang untuk makan siang pun sama minta diputarkan. Dia terpaku didepan monitor sambil sesekali bergoyang dan bertepuk. Kadang-kadang terkaget-kaget bila ada suara dentuman yang menghentak tiba-tiba. Kalau bapaknya tidak ada minta tolong kakaknya untuk memutarkan. Herannya tidak pernah menyuruh saya, mungkin dia tahu saya bukan peminatnya.

    Wah….bahaya nih, bisa-bisa akan diikuti semua gerak-gerik group musik ini. Untuk sementara, hal ini membantu juga buat saya, karena bisa mengalihkan perhatian dia ketika saya sedang memasak. Lalu setelah berpikir-pikir bagaimana caranya supaya dia jangan terbius sekali oleh Earth, Wind and Fire, akhirnya setiap menonton DVD konser EWF, suami saya ikut bergoyang kemudian melakukan gerakan aerobik. Eh… dia ikutan juga beraerobik. Wah lumayan kata suami, hitung-hitung olahraga di rumah. Tapi kalau keseringan kempor juga. Ha…ha. Fahima..Fahima, mungkin suatu saat akan bosan juga dia, kita lihat saja nanti.

 


Leave a Reply