Berkah…

Alhamdulillah ini baru namanya berkah. Lalu yang dulu-dulu bukan berkah? Berkah itu apa sih? Berkah artinya mendapatkan sesuatu atau mengerjakan sesuatu sesuai dengan keperluan dan tujuannya. Contohnya mendapatkan mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, makanan untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai. Kalau saya sekarang berpikir bila mendapat sesuatu lalu terasa manfaatnya selalu bilang, alhamdulillah berkah, bukan berarti yang dulu-dulu tidak berkah. Yang dulu-dulu berkah juga tetapi tidak “NGEH” karena tidak terpikir, semendalam sekarang, cieu……. Mungkin sekarang sudah menjelang tua, jadi apa-apa selalu ada perenungan…..disebalik peristiwa.

Saya baru mendapat telephon dari seorang kawan, bahwa suaminya baru diangkat jadi Profesor Madya, “Selamat ya!” kata saya. Tetapi jauh dilubuk hati saya, ada rasa kok bisa? Kenapa suami saya tidak bisa, padahal dari segi pengalaman suami saya tidak kalah hebatnya, betul lho, ini bukan sekedar pujian dari seorang istri tapi anggap saja saya rekannya. Lalu saya cerita sama suami saya tentang berita ini, kemudian jawabnya santai. “Syukurlah, sudah rezeki dia!” tambahnya lagi “Kita tidak boleh iri, keadaan kita sekarang harus disyukuri, kan kita tidak kekurangan!” Malu saya dibuatnya. Tetapi ada rasa tenang didalam jiwa, yang harus dilantunkan dengan rasa syukur. Alhamdulillah. Syukur kepada Allah atas nikmatnya hati dan perasaan saya saat ini.

Lain lagi dengan Fahima, dia mendapat oleh-oleh dari bapak sepatu dari kulit biri-biri, sepatu ini enak dipakai, lembut dan nyaman sampai-sampai Fahima enggan melepasnya. Jadi ingat lagu Duo Maia,

 Aku mau makan ingat kamu, aku mau tidur ingat kamu, aku mau pergi ingat kamu

Semuanya ingat kamu, sepatu tidak boleh ketinggalan, habis mandi cari sepatu sampai tidur sepatunyapun tetap dipakai, jadi inikah yang namanya berkah? Alhamdulillah

sepatu ima Ima n sepatu

Hidup ini untuk apa sebenarnya selain mencari keberkahan dan ridho Allah SWT, sayangnya seperti saya ini baru kepikiran sekarang, kalau diingat-ingat lagi kebelakang, nikmat- nikmat yang Allah berikan kepada kami sekeluarga luar biasa tak terhingga, tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Dulu yang saya pikir ini adalah cobaan, lalu diambil hikmahnya kemudian dirasakan menjadi suatu berkah. Luar biasa, percaya tidak?


Leave a Reply