The Love is Live

Percaya atau tidak, cinta itu hidup, ada nyawa. Dia bisa ada dan hilang, dia bisa datang dan pergi. Kalau dia hinggap di hati seseorang, tidak ada yang bisa menolaknya. Dan bila dia pergi pun tidak ada yang bisa mencegahnya. Cinta ibarat tanaman, bila dia disiram kemudian diberi pupuk akan tetap bersemi dan tumbuh berkembang, bahkan akan tetap awet sampai kapanpun. Tetapi kalau dibiarkan begitu saja, walaupun disimpan didalam jambangan yang bagus atau mahal sekalipun akan mati.

Cinta memang buta dia akan datang kepada seseorang tidak memandang umur, cantik atau jelek, kaya atau miskin, pintar atau bodoh. Semua dimata cinta nampak bagus saja, yang jelek tampak bagus dan yang bagus tambah lebih bagus. Tetapi kalau cinta sudah tidak ada semua akan terbalik. Yang bagus akan kelihatan jelek dan yang jelek akan lebih jelek lagi.

Makanya jangan salahkan mereka , apabila ada pasangan yang sudah berpuluh-puluh tahun bersama bisa bercerai, alasan tidak cocok lagi, Tetapi yang jelas cinta sudah pergi…

Kenapa cinta yang dulu menggebu bisa hilang dalam sekelip mata? Jawabnya yang pasti karena mereka tidak tahu bahwa cinta itu hidup…..Kalau kita perlakukan seperti dia hidup mungkin cinta akan bertahan…Jaga hati, jaga perasaan cinta supaya dia tidak pergi.

Pepatah bilang, janganlah mencintai sesuatu di dunia ini 100%, nanti kamu akan hilang 200%. Intinya mencintai yang ada di dunia ini dengan sepenuh hati tidak akan membawa kebahagiaan yang akan dibawa mati. Maka jadikanlah diri kamu sebagai wali dan kekasih Allah agar kamu mendapat kebahagian. Orang yang paling berbahagia adalah orang yang menjadikan tujuan utamanya dan target puncaknya adalah mencintai Allah. Maka Allah pun akan mencintai kamu. Dengan cinta Allah ini, akan bertebaranlah cinta-cinta yang indah untuk semua manusia. Sekali lagi, berbahagialah kamu yang mendapatkan cinta dari orang-orang yang mencintai Allah. Karena mereka tahu bahwa cinta itu datang dan dihidupkan oleh Allah. Mereka pasti akan menjaga cinta dengan baik. Lalu cinta saya????????


One Response to “The Love is Live”

  1. suharjono Says:

    The Love is Live

    Percaya atau tidak, cinta itu hidup, ada nyawa. Dia bisa ada dan hilang, dia bisa datang dan pergi. Kalau dia hinggap di hati seseorang, tidak ada yang bisa menolaknya. Dan bila dia pergi pun tidak ada yang bisa mencegahnya. Cinta ibarat tanaman, bila dia disiram kemudian diberi pupuk akan tetap bersemi dan tumbuh berkembang, bahkan akan tetap awet sampai kapanpun. Tetapi kalau dibiarkan begitu saja, walaupun disimpan didalam jambangan yang bagus atau mahal sekalipun akan mati.

    Cinta memang buta dia akan datang kepada seseorang tidak memandang umur, cantik atau jelek, kaya atau miskin, pintar atau bodoh. Semua dimata cinta nampak bagus saja, yang jelek tampak bagus dan yang bagus tambah lebih bagus. Tetapi kalau cinta sudah tidak ada semua akan terbalik. Yang bagus akan kelihatan jelek dan yang jelek akan lebih jelek lagi.

    Makanya jangan salahkan mereka , apabila ada pasangan yang sudah berpuluh-puluh tahun bersama bisa bercerai, alasan tidak cocok lagi, Tetapi yang jelas cinta sudah pergi…

    Kenapa cinta yang dulu menggebu bisa hilang dalam sekelip mata? Jawabnya yang pasti karena mereka tidak tahu bahwa cinta itu hidup…..Kalau kita perlakukan seperti dia hidup mungkin cinta akan bertahan…Jaga hati, jaga perasaan cinta supaya dia tidak pergi.

    Pepatah bilang, janganlah mencintai sesuatu di dunia ini 100%, nanti kamu akan hilang 200%. Intinya mencintai yang ada di dunia ini dengan sepenuh hati tidak akan membawa kebahagiaan yang akan dibawa mati. Maka jadikanlah diri kamu sebagai wali dan kekasih Allah agar kamu mendapat kebahagian. Orang yang paling berbahagia adalah orang yang menjadikan tujuan utamanya dan target puncaknya adalah mencintai Allah. Maka Allah pun akan mencintai kamu. Dengan cinta Allah ini, akan bertebaranlah cinta-cinta yang indah untuk semua manusia. Sekali lagi, berbahagialah kamu yang mendapatkan cinta dari orang-orang yang mencintai Allah. Karena mereka tahu bahwa cinta itu datang dan dihidupkan oleh Allah. Mereka pasti akan menjaga cinta dengan baik. Lalu cinta saya????????(ada….ada… dihati seseorang yang sangaaat jaaauuuuh sekali, entah dimana dia sekarang berada dan orang itu sangat mencintai Allah dan Rasulnya, dia bagaikan sumur yang tak pernah habis di timba ilmunya, hatinya bagaikan mesjid, cahaya wajahnya bagai rembulan, kulitnya bersih, tutur katanya lembut dan menyejukkan, wangi tubuhnya sungguh mengenakkan, pandangannya yang selalu menunduk, sorotan matanya penuh kasih sayang, dia selalu menyelipkan kayu siwak disela sorbannya, janggutnya panjang memutih, saat kusinggung namanu (terri) dia menunduk dan menarik nafas dalam dalam dan menghela nafasnya perlahan diangkat wajahnya dan dipalingkan menghindari pandanganku yang sedang berbicara dengannya, dia memandang jauh entah apa yang ada dalam fikirannya tidak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya, namun kulihat tetes air mata perlahan mengalir dipipinya yang bersih itu, cepat cepat diseka air matanya itu dengan ujung sorbannya kuatir aku melihatnya mungkin. Aku sadar mungkin aku mengingatkan masa lalunya yang pahit dan menyakitkan, namun beberapa detik kemudian dia telah kembali biasa lagi, bukanlah mamat kalau dia tidak cepat dan mampu mengendalikan perasaannya. Kemudian dia tersenyum padaku dan berkata “udah jon cerita yang lain aja, tidak baik didalam mesjid cerita tentang dunia, apa lagi yang bukan muhrim” aku memakluminya.Dia kawanku, dulu aku pernah bersamanya ditempatmu…… aku hampir pangling dibuatnya waktu ketemu…..terakhir aku bertemu dengan dia empat tahun yang lalu di surabaya….sebelum dia pindah ke balikpapan ……terakhir aku dengar dia telah mengambil pensiun dini, dia selalu mengembara. Mamat….mamat …..dimana kamu aku rindu ingin jumpa kamu dan berdialog dengan kamu

Leave a Reply