Menikmati suasana

Ah….alasan saja itu! Dibilang menikmati suasana padahal mah banyak alasannya. Satu bulan semenjak pindahan, saya masak di rumah baru ini, boleh dihitung jari. Selebihnya beli lauk di Restoran Zai atau jajan di luar. Kalau Sabtu Minggu mah memang jarang masak. Karena setelah sarapan seadanya, kami biasanya langsung cabut mengukur jalan, sambil menunggu jam les piano Far dan Fir jam 19.15. Makanya dapur kinclong terus…

Firda pernah bertanya, “Ibu kenapa gak masak? Takut dapurnya kotor ya?” Bingung juga saya menjawabnya. “Di Kedai tidak ada ikan segar Fir, jadi ibu tidak masak!” Cieu….padahal mah yang jelas-jelas terbukti malas saja itu mah. Eh…tapi bener lho di kedai depan ini ikan-ikannya tidak segar, masa masak ayam ke ayam terus..bosen dong nak! Di rumah lama, sebelum jam 8 pagi ada lori jualan sayur dan ikan. Wah itu memang segar-segar. Melihatnya pun saya berselera ingin memasaknya. Tepatnya di Ara 12, satu blok di belakang rumah lama. Di rumah baru ini, mana kedai buka jam 8 an, sayur dan ikan kurang segar, sayang deh….Kalau terpaksa sekali ya di beli juga. Tapi kalau mood lagi bagus, pagi-pagi setelah Farid dan Firda pergi sekolah, Fahima dijaga bapaknya sebelum pergi kerja, saya ngebelain naik sepeda belanja ke lori di rumah lama itu,. Kalau diniatin pasti enjoy saja ya..

uncle lori bersama mamah  waktu ke Johor tahun 2004 Aunti lori bersama mamah, tuh kan..sayurnya segar?

Lain lagi dengan Farid, bagaimana cara dia menikmati suasana? apakah alasannya sekarang setelah dia sudah punya kamar sendiri, tapi ketika saya tengok dia malam-malam kok tidak ada di kamar. Farid, where are you?

ini kamar Farid, dimana Farid tidur malam?

Setelah dicari-cari, o..o, rupanya dia tidur di bawah meja belajar! Saya langsung bangunkan dia, supaya pindah ke tempat tidur. Pas saya tanya kenapa tidur di bawah, alasannya kasurnya keras. Besoknya ketika dia sadar sesadar-sadarnya saya tanya kembali, kenapa tidur di bawah, jawabnya cari suasana baru. Cekkkk ckk. Yang betul yang mana, tapi dapat bocoran dari Firda katanya takut kasurnya kusut karena sudah dikemas. Mana yang betul? Ho…ho…begitulah cara farid menikmati suasana. Kalau Firda dan Fahima cuek saja ya!

Rupanya di sini dia tidur toh! Why Farid?


Leave a Reply