Ima mau popok!!!

Tiga anak saya ini, lain-lain karakternya. Si abang yang tenang dan tidak pernah rewel, si Firda yang ramai, cengeng tapi sedikit peduli. Sedangkan Fahima, cengeng, cerewet dan agak keras kepala. Khusus Fahima nih, saya sedang mengajar dia pipis di toilet, karena umur dia sekarang sudah 2 tahun 2 bulan. Seharusnya tidak berdiaper lagi. Farid umur satu tahun sudah bisa pipis sendiri, orang anak laki-laki, ya gampang saja tidak harus ke toilet. Di bawah pohon halaman rumah pun bisa juga. Di Padang (masa kecil Farid di Padang) yang melatih pipis Farid ya datuk. Selalu diajak pipis di bawah pohon rambutan. Sayangnya pohon rambutannya tidak bisa tumbuh besar karena banyak ulat jadi di tebang deh. Kalau ada pohon itu namanya pohon Farid. Firda hampir 2.5 tahun pakai diaper karena saya malas waktu itu…sekarang mau dicobain ke Fahima lebih cepat.

Hari ini tepatnya, setelah memandikan Fahima, saya bilang sama Fahima :

“Fahima hari ini, gak usah pakai popok ya! Kalau mau pipis atau ‘e’e bilang ya, nanti kita pipis dan ‘e’e di tandas! Mau ya?” sambil menunjuk ke tandas, tapi dasar Fahima cuek saja, malah lari-lari segala. Biasalah kalau habis mandi mau pakai baju, saya penat ngejar-ngejar dia. Kalau bapaknya ada, baju dan kosmetiknya langsung dia bawa ke bapaknya untuk dipakaikan. Ah..Fahima. Saya harus menggulung semua karpet di rumah ini deh biar tidak kena pipisnya.

Sesudah saya bedakin dan pakai baju, tanpa diaper dia diam saja. Terus meraba-raba celananya, kayaknya ada yang kurang mungkin. Eh dia bertanya?

“Popok Ima mana? popok Ima mana?”

Saya jawab, “Gak ada, hari ini Ima gak pakai popok, kan mau pipis di tandas. Mau pipis bilang ya!

Lalu katanya lagi, “popok Ima ada! Tuh..!” sambil menunjuk ke lemari dan memang di lemari banyak popok Ima, karena saya baru beli kemarin di Jusco.

Tuh popok Ima di lemari..

“Oh iya ya, nanti saja..sekarang gak pakai dulu.., nanti kalau mau pipis kita ke tandas!’ ulang saya berkali-kali sambil menunjuk ke kamar mandi.

E..e apa yang terjadi? Dia malah nangis sambil bilang, “Ima mau popok, Ima mau popok!”

Kumaha budak teh nya? Kan mau belajar pipis atuh, gak usah pakai popok. Tapi Fahima nangisnya makin keras….jadinya ya udah, daripada kuping sakit, akhirnya saya bukakan celananya, pakaikan popok lagi. Ketawa deh dia, ‘Ima pakai popok!” katanya….Gagal deh rencana ibu hari ini, nantilah coba lagi, kalau sudah bisa diajak ngobrol, sekarang masih cuek-cuek gitu sih…Belum ngerti apa ya?

Ima mau popok!!!

Nah...cekalang lega deh pakai popok lagi...


Leave a Reply